Kanker serviks adalah penyakit yang disebabkan oleh virus HPV (Human Pappyloma Virus). Penyakit ini merupakan penyakit kanker kedua yang banyak di alami oleh wanita di dunia. menurut International Agency For Research On Cnncer ( IARC ) 855 dari kasus di dunia yang berjumlah 493.000 dan angka kematian mencapai 243.000. Kasus ini banyak terjadi di negara-negara berkembang di dunia, dan Indonesia merupakan negara terbanyak kedua setelah Cina.
Biasanya, kanker ini menyerang pada usia sekita 31-60 tahun, namun fakta terbaru membutikan bahwa kanker ini dapat menyerang wanita berumur 20-30 tahun. Untuk itu saat ini sudah mulai diberikan vaksin anti-HPV kepada anak-anak remaja,walaupun masih menjadi kontroversi. Vaksin ini memang belum dilaksanakan secara massal salah satu alasannya adalah karena harganya yang mahal.
Sebernernya kanker ini adalah kanker yang mudah untuk diobati,namun biasanya pasien yang datang berobat sudah mencpai stadium lanjut,hal ini menyebabkan angka kematian tinggi. Jadi sebagai cewek-cewek cerdas mari kita ketahui bersama gejalanya :
1. Saat berhubungan intim selaku merasakan sakit, bahkan sering diikuti pleh adanya perdarahan.
2. Mengalami keputihan yang tidak normal disertai dengan perdarahan dan jumlahnya berlebih
3. Sering merasakan sakit pada daerah pinggul
4. Mengalami sakit saat buang air kecil
5. Pada saat menstruasi, darah yang keluar dalam jumlah banyak dan berlebih
6. Saat perempuan mengalami stadium lanjut akan mengalami rasa sakit pada bagian paha atau salah satu paha mengalami bengkak, nafsu makan menjadi sangat berkurang, berat badan tidak stabil, susah untuk buang air kecil, mengalami perdarahan spontan.
Sebelum gejala-gejala tersebut menimpa kita, mari kita cegah dengan
1. Melakukan tes papsmear secara teratur
Melakukan tes papsmear secara teratur akan membantu Anda mengetahui risiko terkena kanker serviks. Selain itu, dengan melakukan papsmear secara teratur, ketika kanker serviks muncul akan segera diketahui dan ditangani, sehingga tingkat keselamatan masih cukup tinggi.
2. Vaksin HPV
Melakukan vaksin HPV untuk mencegah infeksi HPV yang menyebabkan kanker serviks juga baik dilakukan. Vaksin HPV diketahui sebagai cara paling efektif untuk mencegah kanker serviks. Namun melakukan vaksin saja tak cukup, Anda juga harus menjaga kesehatan diri sendiri.
3. Tidak berganti-ganti pasangan
Salah satu faktor penyebab munculnya kanker serviks adalah melalui infeksi HPV yang ditularkan saat berhubungan seksual. Risiko ini semakin tinggi ketika seseorang sering berganti-ganti pasangan. Terutama mereka yang tak mengetahui ketika pasangan memiliki virus HPV. Untuk itu, setialah pada satu orang dan jangan lakukan hubungan seksual dengan orang lain, selain pasangan Anda.
4. Tak terlalu aktif secara seksual di usia muda
Ada baiknya wanita menunggu untuk melakukan hubungan seksual dan aktif secara seksual. Penelitian mengungkap bahwa wanita yang telah aktif secara seksual di usia yang terlalu muda memiliki risiko terkena kanker serviks yang lebih tinggi dibandingkan dengan wanita yang menunggu untuk aktif secara seksual di usia yang lebih tua.
5. Gaya hidup sehat
Melakukan gaya hidup sehat seperti tidak merokok, rajin olahraga, dan mengonsumsi makanan-makanan bernutrisi juga penting untuk mencegah kanker serviks. Penelitian menunjukkan bahwa perokok wanita memiliki risiko dua kali lebih besar untuk terkena kanker serviks.
Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan wanita agar terhindar dari kanker serviks. Yang terpenting adalah selalu menjaga kesehatan dan kebersihan daerah istimewa kita, serta melakukan gaya hidup yang sehat. Melakukan vaksin HPV, menggunakan kondom, serta melakukan tes papsmear secara teratur juga bisa dilakukan untuk berjaga-jaga agar tak terkena kanker serviks. NDak peru takut tapi hindari faktor resikonya :D
Faktor resiko kanker serviks !!!
1. merokok
2. suka berganti-ganti pasangan
3. narkoba
4. Seks bebas
5. Kurang menjaga kebersihan
semoga bermanfaat :).